For Better or Worst..
Ucapan tersebut sering saya dengar manakala ada pasangan yang menikah. "For better or worst, till death do us apart". Kalimat yang sangat indah didengar. Tapi, kalimat tersebut juga bisa berlaku untuk persahabatan. Kok bisa begitu? Ya bisa aja.. Bagi saya, jalinan persahabatan itu tidak hanya dinikmati saat senang saja. Tapi juga saat sedih, susah..
Minggu lalu, saya merasakan sendiri bagaimana seorang teman baik yang sedang bersedih membuat saya ikut bersedih. I can't tell what's her problem. Something personal. Ia menangis, dan saya pun ikut menangis. Karena saya tahu, if Im in her position, saya pasti menangis. Mulanya, ia bercerita dengan biasa saja. Namun, lambat laun, intonasi suaranya agak meninggi sambil dibarengi dengan buliran air mata.
Saya sedih karena dia harus melewati masalah tersebut sendirian. Saya juga sedih, karena saya tidak (or at least belum) mempunyai jalan keluar dari masalahnya itu. I can't help her! Dan itu perasaan yang menyedihkan bagi saya. Well, walau belum bisa memberi jalan keluar, teman saya terlihat membaik.
Lepas dari cerita satu teman, saya mendapat cerita teman yang lain dengan masalah yang berbeda. Teman baik ini harus menghadapi proses kemoterapi. Bukan perkara mudah. Karena setidaknya, diperlukan persiapan mental yang baik. Dan lagi-lagi, saya tidak bisa berbuat banyak. Di saat itu, saya hanya mampu menemaninya makan siang. Untuk mengalihkan pembicaraan seputar proses kemo di keesokan harinya, saya lantas bercerita tentang gebetan saja. :)
Lalu, ada juga cerita seorang teman yang sedang punya masalah dengan pasangannya, either pacar maupun suaminya. Wah, pokoknya, minggu kemarin, hari-hari saya diisi dengan curhat-an mereka. Kata teman saya, "Kamu seperti biro konsultasi deh. Psikolog keliling." Sambil tertawa terbahak-bahak, saya bilang saja, "Inilah calon psikolog yang gagal. Jadi sekarang, bisanya cuma dengerin orang curhat saja. Hahaha."
Honestly, saya selalu senang bila ada teman yang curhat. Walaupun terkadang, saya tidak bisa memberi jalan keluar, at least, I'm there, I'm beside them. And that makes me happy.

<< Home