Saturday, July 03, 2004

Happy Birthday!! And your age is decreased..

Ulangtahun kerap diidentikan sebagai bertambahnya usia. Padahal, menurut saya justru kebalikannya. Perayaan ulang tahun malah menyusutkan usia. Mudahnya seperti ini, setiap manusia, pasti sudah menandatangani 'kontrak' dengan Sang Maha Pencipta jauh sebelum lahir ke dunia fana ini. Katakanlah ia meneken 'kontrak' hingga usia 50 tahun. Maka kalau sekarang berusia 40, sisa hidupnya tinggal 10 tahun lagi. Begitu kan?!

Tidak ada maksud untuk menakut-nakuti dengan pemikiran tersebut. Paling tidak, dengan ulang tahun sesungguhnya manusia menyadari apa yang telah diperbuatnya, untuk kemudian mengevaluasi dan memperbaikinya bila ada kesalahan.

Belajar dan evaluasi memang harus menjadi bagian dalam diri setiap manusia. Tanpa hal tersebut, hidup tidak akan berwarna.

Sejatinya, belajar tidak hanya bermakna di kala kita merasakan kekalahan tetapi juga kemenangan. Seperti ulang tahun ini. Sebelumnya, kita, paling tidak saya masih merasa perayaan ultah sebagai sebuah pesta yang dihiasi dengan balon, birthday cake, maupun lagu happy birthday. Ya paling tidak saat masih ABG, we felt that way..

Tapi, beberapa tahun belakangan ini, saya mulai mendapat perayaan yang lain. Dua tahun lalu, untuk pertama kalinya saya melewatkan ultah tanpa seorang ibu. Sedih? Pastinya. Karena biasanya, mama lah yang pertama kali mengucapkan selamat ultah. Belum lagi, siang hari ia suka membuat nasi kuning atau nasi uduk *walau kadang, saya juga suka meminta untuk dibuatkan, ;)*. Rasanya senang sekali.

Tahun berikutnya, ultah saya berlalu begitu saja. Sepertinya saya sendirian. Sampai pada ultah minggu lalu, I felt happy. Entah kenapa saya merasa seperti itu. Padahal kalau ditilik, pas hari ultah, saya justru sakit. Namun saya merasa bahagia. Paling tidak, walau tanpa birthday cake or even birthday song, saya masih punya keluarga, serta teman-teman yang memberi perhatian.

Tambahan lagi, malam berikutnya, beberapa rekan menculik saya untuk ikut pergi ke Sukabumi. Walau dengan badan lemas, hati tetap terasa senang. For me, that was the best gift I've ever had... At least, for 28 years, I've got something very beautiful from them..